Selasa, 14 Juli 2015

Pemasangan Ground Level Monitoring




1. Rencana pemasangan alat.
Direncanakan alat yang dipasang berupa pipa diameter 8 inch dengan panjang 5 m. Pipa ditanam pada lokasi taxiway yaitu di STA 0+050 selatan runway (±90 m).



2. Potong pipa dengan ukuran yang ditentukan kemudian dilubangi jarak 15 cm dengan cara di gergaji.











3. Lapisi keliling pipa yang berlubang dengan jaring tipis ikat dengan menggunakan kawat. Hal ini bertujuan untuk menghindari kotoran yang masuk ke dalam pipa monitoring.


4. Lokasi digali sampai kedalaman ±4 m dengan bantuan alat excavator.














5. Pasang balok kayu (dalam hal ini batang pohon) panjang sebagai pegangan pipa agak tegak lurus.















6. Timbun lapisan dasar dengan menggunakan pasir sampai ketinggian ±3m. Pasir ditimbun secara bertahap, dan posisi pipa diatur sedimikian sampai tegak lurus dengan permukaan tanah dengan menggunakan waterpass.












7. Kemudian lapisan atas diisi dengan tanah lalu dipadatkan dengan bantuan alat berat roller.















8. Cor beton pada keliling pipa dengan luas sekitar 50x50 cm2 dan tebal ± 30cm.














9. Kemudian cek level pipa terhadap datum sehingga nantinya akan didapat nilai elevasi air. Didapat elevasi pipa atas adalah 4.638 m.


10. Monitoring dilakukan dengan menggunakan tali yang telah diikat pemberat dan pelampungnya. Kemudian tali dimasukkan kedalam pipa sampai pelampung berada pada permukaan air dalam pipa. Lalu tandai pangkal tali yang sejajar dengan ujung pipa. Hitung panjang tali yang ditandai. Nilai elevasi air adalah elevasi ujung atas pipa dikurangi panjang tali. Nilai dicek setiap hari sampai didapat elevasi yang tetap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar